Kamis, 05 Mei 2011

LOST is A Matter of Time


Kuberanikan diri membuka halaman tulis pesan. Rasa penasaran ini harus segera dituntaskan. Perlahan kususun kata. Ku baca ulang. Rasanya sudah pantas untuk segera kukirimkan, pesan singkat ini kepadanya. Pesan terkirim. Tak sabar menunggu balasan.

Nada pesan masuk berbunyi nyaring. Mencoba tidak jumawa. Begitu banyak pesan masuk kuterima. Belum tentu jawaban darinya. Sepenggal kisah masa lalu yang tidak utuh. Kembali mencoba membuka lembaran usang.


Dua dasawarsa kala terhitung

Segala kenangan

Menguarkan ragam rasa

Ada pilu, pasti rindu

Susah payah merangkai asa

Tuk sekedar membingkai sosokmu

Yang terbias hanya kelu

Saat terakhir kau menghindariku

Dua dasawarsa kala terhitung

Indra rasaku begitu tulus

Tak lagi berharap

Tak lagi menatap sendu

Karena yang pergi telah kembali


20 tahun bukan waktu yang singkat. Kehidupan berjalan sebagaimana alurnya. Jika hidup adalah sebuah buku, pasti banyak bab dan halamannya. Bab dan halaman ini pernah tertulis. Aku tidak begitu ingat, tapi juga tidak mungkin mengabaikannya. Sepertinya tentang sesuatu yang tumbuh, sesuatu yang akhirnya kandas.

Ada yang direlakan pergi dan hilang. Ada yang berusaha menyimpan serpihannya dalam ruang yang disebut hati. Memori ...

Cerita tentangmu samar-samar.

Antara jelas dan tidak.

Tak kusangka, tidak begitu denganmu ...


w.e.l.c.o.m.e.b.a.c.k.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar